Transparansi, Koordinasi, dan Kepercayaan

Transparansi,koordinasi,dan kepercayaan; beberapa kata yang sangat penting dalam suatu organisasi. ketiga hal tersebut sangat berpengaruh pada berkembang tidaknya atau berhasil tidaknya kegiatan organisasi. Banyak organisasi yang melalaikan semua atau salah satu dari hal tersebut yang akhirnya membuat organisasi tersebut tidak padu dan akhirnya mengalami perkembangan yang stagnan. sekolah pun dapat dianalogikan sebagai sebuah organisasi. Hal ini dapat dilihat dari kemajuan yang diperlihatkan oleh sekolah tersebut. Sekolah yang memiliki ketiga hal diatas akan memperlihatkan kemajuan yang signifikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Namun sebaliknya, sekolah yang tidak membina sikap itu akan tertinggal bahkan disalip oleh sekolah yang umurnya lebih muda

Mengapa ketiga hal itu menjadi begitu penting bagi sekolah?

hal ini karena dalam sebuah sekolah terkandung beberapa elemen penyusun yang satu sama lainnya memiliki peran yang sama pentingnya. Kepala sekolah, guru, pegawai, osis, siswa semuanya harus kompak dalam menjalin kerja sama demi membawa sekolah ke arah kemajuan.

sebagai sebuah contoh:
1 bulan lagi sekolat T akan merayakan ulang tahunnya, kepala sekolah T berinisiatif untuk mengadakan kegiatan lomba - lomba dengan tujuan untuk menggaet siswa - siswi smp yang memiliki kemampuan akademis diatas rata - rata. Berhubung di sekolah T ini memiliki beberapa klub sains dengan bidangnya masing - masing, pak kepala sekolah pun meminta klub tersebut untuk meng"handdle" lomba sesuai dengan bidangnya. Aggota klub pun merespon dengan sangat antusias terutama para "founder" yang ingin klub yang mereka rintis sejak mulai bersekolah tetap eksis dengan anggota - anggota yang berkualitas.
Proposal mulai disiapkan dengan berbagai kelengkapannya, namun masalah mulai terjadi. Sekolah yang awalnya meminta bantuan malah bergerak sendirian dan tiba - tiba sudah meyebarkan surat proposal lomba ke smp - smp. Jadilah anak-anak klub marah dan kecewa. Kegiatan yang awalnya berniat baik inipun akhirnya berantakan karena ulah sekolah yang tidak mau kooperatif dan informatif dalam kordinasi kegiatan padahal anak - anak klub lebih tahu teknis pelaksaan lomba karena sudah sering mengikuti lomba 

dengan melihat contoh diatas kita bisa melihat bahwa sekolah bukan sekedar organisasi top down yang pelaksanaan setiap kegiatan dan perjalanan hanya akademisnya hanya ditentukan oleh kepala sekolah dan guru saja. Terkadang partisipasi siswa memegang peranan sangat penting dalam kemajuan sekolah. Hal ini disebabkan karena kreatifitas dan idealisme jiwa muda para siswa dapat membuat suatu hasil yang terkadang tidak disangka sangka oleh kepala sekolah dan guru. Layaknya sebuah peternakan, siswa ibarat kuda-kuda di padang rumput yang luas, mereka dapat berlari sekencang mungkin dan berusaha mengeksplorasi segala hal, dalam hal ini kepala sekolah dan guru merupakan gembala yang harus menjaga mereka agar keluar dari area padang rumput tersebut


-maaf jika tulisan ini masih kurang rapi, jika ada kesempatan akan saya edit lagi-

1 komentar:

Anonim mengatakan...

tulisan anda kan panjang2, sebaiknya anda upload selengkapnya,. intinya saja di taruh di bloggernya, trims. Pak Komang

Posting Komentar

The Creator

Foto saya
Lahir di Denpasar tanggal 10 Februari 1992 dengan nama I Gusti Ngurah Agung Bayu Ditaprawira. Sejak kecil sangat hobi dengan berbagai hal berbau komputer dan elektronika. Kini sedang berkuliah di ITS jurusan teknik informatika